Oh Raja...
Beribu warga berdiri menengadah
Menatap istana megah sang raja
Bertahtahkan mahkota berhiaskan permadani
Mengharap uluran sang raja
Maju mereka takut
Mundur mereka pantang
Derita mereka pendam sendirian
Suasana kota yang mencekam
Sampah-sampah masyarakat yang berkeliaran
Mereka takut, siulan burung kecil tak mampu kalahkan
Suara deru sang burung besi
Takut, gelisah, marah
Mulut mereka berdecak
Tolong kami, tolong kami
Kata mereka begitu
Sebagian besar dari mereka berteriak
‘Wahai raja, peduli kami’
Namun raja menyumbat telinganya dengan serpihan emas dari borju
Terlena, begitulah sang raja
Tak ada yang mampu lepaskan
Sadis, kau sadis
Hhh…
Helaan nafas menyerbu
Mereka berbalik dan ditendang
Mati, binasa hancur
Begitulah akhirnya
-ave-
Menatap istana megah sang raja
Bertahtahkan mahkota berhiaskan permadani
Mengharap uluran sang raja
Maju mereka takut
Mundur mereka pantang
Derita mereka pendam sendirian
Suasana kota yang mencekam
Sampah-sampah masyarakat yang berkeliaran
Mereka takut, siulan burung kecil tak mampu kalahkan
Suara deru sang burung besi
Takut, gelisah, marah
Mulut mereka berdecak
Tolong kami, tolong kami
Kata mereka begitu
Sebagian besar dari mereka berteriak
‘Wahai raja, peduli kami’
Namun raja menyumbat telinganya dengan serpihan emas dari borju
Terlena, begitulah sang raja
Tak ada yang mampu lepaskan
Sadis, kau sadis
Hhh…
Helaan nafas menyerbu
Mereka berbalik dan ditendang
Mati, binasa hancur
Begitulah akhirnya
-ave-

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda